Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]

Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Sunday, September 9, 2018

Pendukung Padi Memaksa Jokowi Untuk Cuti

Pendukung Padi Memaksa Jokowi Untuk Cuti

Beritaterheboh.com - Guru Besar Hukum Tata Negara, Prof Dr Yusril Ihza Mahendra menegaskan capres petahana harus cuti atau mengundurkan diri memang tak diatur dalam Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu, khususnya dalam Bab yang mengatur pencalonan Presiden dan Wakil Presiden.

"Hal ini tidak saja berlaku bagi Presiden Jokowi, tetapi juga bagi siapa saja yang menjadi petahana (presiden) di negara kita," tegasnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (8/9).

Dijelaskan, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) ini, Pasal 6 UU Nomor 42/2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, memang diatur bahwa pejabat negara yang mencalonkan diri sebagai calon presiden wajib mundur dari jabatannya. 

"Namun ketentuan itu tidak berlaku bagi Presiden sebagai petahana," tekan Yusril.

Belakangan beredar salinan Pasal 6 UU Nomor 42 Tahun 2018 disertai kata-kata “Jokowi Sudah Sah Bukan Presiden Indonesia dan Harus Mundur Sekarang Juga” di media sosial. 

Yusril menekankan bahwa UU Nomor 42/2008 sudah resmi dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi. Hal itu berdasarkan Pasal 571 huruf a UU No 7/2017 tentang Pemilu yang diberlakukan sejak tanggal 16 Agustus 2017 lalu.

"Bukan karena saya mendukung Pak Jokowi makanya saya bicara begini, tapi memang begitu pendapat hukum nya," demikian Yusril.

Berikut siaran pers Yusril Ihza Mahendra:

Siaran Pers:
.
YUSRIL: PRESIDEN TIDAK HARUS BERHENTI ATAU CUTI KETIKA MENJADI PETAHANA
========================
Jakarta 8/9/2018. Guru Besar Hukum Tata Negara Prof Dr Yusril Ihza Mahendra mengatakan bahwa bagi Presiden yang menjadi petahana tidak ada kewajiban untuk cuti atau mengundurkan diri. Pengaturan tentang keharusan mundur atau cuti itu tidak ada di dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, khususnya dalam Bab yang mengatur pencalonan Presiden dan Wakil Presiden.
Hal ini tidak saja berlaku bagi Presiden Jokowi, tetapi juga bagi siapa saja yang menjadi Presiden petahana di negara kita.
.
Dalam Pasal 6 UU Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, memang diatur bahwa pejabat negara yang mencalonkan diri sebagai calon Presiden wajib mundur dari jabatannya. Namun ketentuan itu tidak berlaku bagi Presiden sebagai petahana. Di media sosial kini beredar copy Pasal 6 UU Nomor 42 Tahun 2018 itu disertai kata-kata “Jokowi Sudah Sah Bukan Presiden Indonesia dan Harus Mundur Sekarang Juga”. Padahal UU Nomor 42 Tahun 2008 itu sudah resmi dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi berdasarkan Pasal 571 huruf a UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang diberlakukan sejak tanggal 16 Agustus 2017.
.
Yusril menegaskan bahwa tidak adanya ketentuan Presiden dan Wapres petahana untuk berhenti atau cuti itu adalah aturan yang benar dilihat dari sudut Hukum Tata Negara. Sebab, jika diatur demikian akan terjadi kerumitan yang membawa implikasi kepada stabilitas politik dan pemerintahan di negara ini.
.
Dia memberi contoh, jika Presiden petahana berhenti setahun sebelum masa jabatannya berakhir, maka Presiden wajib digantikan oleh Wakil Presiden sampai akhir masa jabatannya. Untuk itu diperlukan Sidang Istimewa MPR untuk melantik Wapres menjadi Presiden.

Bagaimana jika Wapres sama2 menjadi petahana bersama dengan Presiden, atau Wapres maju sebagai Capres, maka kedua2nya harus berhenti secara bersamaan. 

Kalau ini terjadi, maka Menhan, Mendagri dan Menlu (triumvirat) akan membentuk Presidium Pemerintahan Sementara. Dalam waktu 30 hari triumvirat wajib mempersiapkan SI MPR untuk memilih Presiden dan Wapres yang baru.
.
Kalau hal seperti di atas terjadi setiap lima tahun, maka bukan mustahil akan terjadi kerawanan politik di negara kita ini. Kerawanan itu bisa mengancam keutuhan bangsa dan negara. Negara itu tidak boleh vakum kepemimpinan karena bisa menimbulkan keadaan kritis yang sulit diatasi. 
.
Andai ketika jabatan Presiden vakum, terjadi keadaan darurat atau keadaan bahaya, siapa yang berwenang menyatakan negara dalam keadaan bahaya? Hanya Presiden yang bisa melakukan itu. Wakil Presiden apalagi Triumvirat, tidak punya kewenangan melakukannya.
.
Karena itu Yusril berpendapat bahwa Presiden petahana, Jokowi atau siapapun, demi kepentingan bangsa dan negara, tidak perlu berhenti atau cuti. Berbagai meme yang hanya mengutip sepotong UU Nomor 42 Tahun 2008, padahal UU tersebut sudah tidak berlaku lagi, adalah meme yang menyesatkan dan berbahaya bagi keselamatan bangsa dan negara, khususnya dalam menyongsong Pemilu serentak tahun 2019 yang akan datang.*

 [jto]

from Berita Heboh https://ift.tt/2O88Rxi
via IFTTT
Share:

Monday, September 3, 2018

Roy Suryo Nyinyir Lagi Soal AG2018

Roy Suryo Nyinyir Lagi Soal AG2018

Berita Viral - Waketum Partai Demokrat Roy Suryo mengkritik penampilan Presiden Joko Widodo (Jokowi) via video dalam closing Asian Games 2018. Partai NasDem menduga Roy iri dengan prestasi yang berhasil diukir Indonesia di masa jabatan Menpora Imam Nahrawi.

"Iri tanda tak mampu kwek... kwek... kwek...," kata Ketua DPP Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago kepada wartawan, Senin (3/9/2018).


Di masa jabatan Imam, sebut Irma, Indonesia berhasil menorehkan prestasi gemilang. Selain itu Jokowi juga mendukung penuh perhelatan Asian Games.

"Indonesia melompat setinggi bintang di era menteri Imam Nahrawi dan di bawah supporting luar biasa presiden Joko Widodo," ujarnya.


Irma mengatakan Roy seharusnya malu. Eks Menpora era Susilo Bambang Yudhyono (SBY) itu dinilai Irma sejak awal merendahkan kemampuan atlet-atlet Indonesia.

"Harusnya beliau malu. Yang pertama underestimate dengan kemampuan atlet Indonesia. Kedua merendahkan bangsa Indonesia dengan meragukan kemampuan anak-anak bangsa yang bertekad mengharumkan nama bangsa dengan target perolehan medali emas sebanyak 16, bukannya memberikan motivasi malah melecehkan target yang ingin diraih," sebut dia.

Ia kemudian menyinggung momen ketika Roy menyanyikan lagu 'Indonesia Raya' pada laga Persija versus Persib di Stadion Maguwoharjo akhir Agustus 2013. Roy dianggap banyak pihak salah lirik. Roy membantah insiden salah lirik. Bagi Roy, dirinya saat itu hanya mengikuti aliran lagu yang dinyanyikan para pendukung. Klarifikasi Roy soal 'Indonesia Raya' ada di sini.

"Suruh belajar lagi nyanyikan lagu 'Indonesia Raya' dengan benar. Masak menteri nggak hapal lagu kebangsaan? Sudah tidak berprestasi, bukannya introspeksi kok malah nyinyir nggak karuan. Malu atuh," tukas Irma.


Roy Suryo, menyoroti kemunculan Presiden Joko Widodo lewat video di closing ceremony Asian Games 2018. Jokowi tidak hadir secara langsung karena sedang berada di Lombok, NTB. Dia menyayangkan jika Jokowi tetap tampil.

"Tetapi saya menyayangkan kalau nanti Presiden @jokowi masih saja Show-Off dgn VideoConference (apalagi menyebut2 "di Lokasi Bencana")" tulis Roy lewat Twitter, Minggu (2/9).

Roy Suryo juga kembali bicara tentang perolehan medali emas Indonesia di Asian Games 2018. Dia berharap prestasi ini bukan sekadar karena faktor tuan rumah.

Sebelumnya cuitan Roy Suryo juga menuai kontroversi saat menulis soal Sea Games dan Asian games.

. .
. .
. .
. .
. .
. .
. .
. .
. .
. .


from Berita Heboh https://ift.tt/2LQ7YYs
via IFTTT
Share:

Bawa Pulang Aset Negara Sebanyak 3.226 Item, Kemenpora Surati Lagi Roy Suryo. Ini Isinya!


Beritaterheboh.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyurati Roy Suryo. Surat untuk mantan menteri pemuda dan olahraga (Menpora) itu ditandatangani Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto dan ditembuskan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Gatot mengaku telah mengirim surat bernomor 5.2.3/SET.BIII/V/2018 tanggal 1 Mei 2018. Isi surat itu adalah meminta Roy segera mengembalikan barang-barang Kemenpora yang berstatus milik negara.

Menurut Gatot, sebenarnya surat untuk Roy sudah lama dilayangkan. Mantan pejabat Kementerian Komunikasi dan Informatika itu justru kaget karena suratnya untuk Roy beredar di media sosial.

"Saya kaget kok bisa nyebar ya mas suratnya, padahal cuma ke BPK dan Pak Roy Suryo itu, lihat saja tembusannya. Saya juga laporkan ke Pak Menteri Imam Nahrawi,” ungkapnya, Senin (3/9).

Gatot justru mengaku bingung lantaran suratnya untuk Roy pada Mei 2018 itu baru belakangan ramai dibicarakan. Padahal, Kemenpora menyurati Roy sebagai upaya untuk menunjukkan keseriusan menindaklanjuti temuan BPK.

"Itu surat juga sudah lama. Sebenarnya ini untuk tunjukkan keseriusan kami juga kepada BPK bahwa kami menagih," terangnya.

Surat dari Kemenpora untuk Roy merupakan yang kedua. Sebelumnya Kemenpora juga sudah mengirimkan surat bernomor 1711/Menpora/INS/VI/2016 bertanggal 17 Juni 2016.

Merujuk pemeriksaan BPK, ternyata ada lebih dari 3.226 item barang milik Kemenpora yang masih dikuasa pihak lain termasuk Roy. Oleh karena itu Gatot dalam suratnya mengingatkan Roy segera mengembalikan barang-barang Kemenpora yang masih dibawa politikus Partai Demokrat itu.

Gatot menambahkan, BPK memang mememantau soal itu. "Ini barang termasuk di rumah dinas, enggak mungkin BPK mengejar kalau nggak ada bukti," tandas Gatot.(dkk/jpnn)

from Berita Heboh https://ift.tt/2PsL3Vg
via IFTTT
Share:

Video Lama Bareng Sandi Jadi Bahan 'Gorengan', Wishnutama Beri Klarifikasi


Beritaterheboh.com - Pendiri dan CEO Net TV Wishnutama Kusubandio berbicara tentang video lamanya bersama bakal cawapres Sandiaga Uno. Video itu kini diviralkan di media sosial oleh sejumlah akun simpatisan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Video yang dimaksud sebenarnya di-posting oleh Sandiaga di akun Instagram-nya pada 30 Juli 2016. Sandiaga meminta Wishnutama berbicara bersamanya di depan kamera.

"Bersama Mas Wishnutama dari Net. Dan dia ada pesan untuk milenial Indonesia," kata Sandi di awal video seperti dilihat detikcom, Senin (3/9/2018).

Dalam video itu, Sandiaga mengajak Wishnutama menyampaikan pesan kepada kaum milenial. Pria yang akrab disapa Tama tersebut pun kemudian berbicara sambil memegang Sandiaga.


"Hai, kaum milenial, Anda adalah perubahan masa depan. Manfaatkan perubahan ini dan Mas Sandiaga Uno mungkin akan menjadi salah satu alternatif untuk Anda buat menentukan perubahan itu," kata Tama.

"Thank you, Mas," timpal Sandi di akhir video.

Video tersebut kemudian banyak di-posting ulang oleh beberapa akun. Salah satunya akun Instagram @indonesiasejahtera_ yang mengaku sebagai akun resmi tim Prabowo-Sandiaga. Akun ini memberikan caption apresiasi kepada Wishnutama atas keberhasilan closing ceremony Asian Games 2018. Tama merupakan Creative Director Opening and Closing Ceremony Asian Games 2018.

Tama memberikan penjelasan mengenai video itu. Dia menuturkan videonya bersama Sandiaga merupakan peristiwa lama.

"Itu waktu dulu Sandi datang ke Net, Juli 2016, posting-an asli Sandi juga ada," ujar Tama dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (3/9/2018).

Dia mengatakan, berbicara bersama Sandiaga dalam video itu dalam kapasitas teman. Tama memastikan tak ada pesan politik dari ucapannya tersebut. Bahkan ketika video itu dibuat, Sandiaga belum menjadi calon di Pilgub DKI 2017.

"Sebagai temen, temen baik. Dia waktu itu jadi bintang tamu di Net. Seingat saya, Sandi belum jadi Cawagub DKI. Jadi konteksnya bukan capres-cawapres ya, bahkan belum ikut pilkada waktu itu," sebutnya.

Tama menyatakan, ia hanya berbagi pesan bersama Sandiaga kepada kaum milenial melalui video itu. "Jadi kita lagi bicara soal milenial. Biasa kita diskusi dan sowan," tutur dia.

Soal video itu yang kini diviralkan menjelang Pilpres 2019, Tama tak mau berburuk sangka. Ia hanya ingin mengklarifikasi agar video pesannya tersebut tidak disalahgunakan untuk persaingan politik.

"Mungkin malah orangnya (Sandiaga) nggak tahu (videonya diviralkan). Saya nggak mau negatif sama siapa-siapa. Walau kemarin pembukaan Asian Games juga ada yang nyinyir, saya juga nggak mau mikir negatif. Berusaha positif saja," papar Tama.

Sekali lagi, ia memastikan videonya bersama Sandiaga tak terkait dengan Pilpres 2019. 

"Jadi video itu nggak ada kaitannya sama politik. Biasalah, kita tetap menghormati dan menghargai," tutupnya.(detik.com)



from Berita Heboh https://ift.tt/2PsOEmm
via IFTTT
Share:

Sunday, September 2, 2018

Gini Nih Emak-emak Kurang Kerjaan Kurang Baca, Demo di Depan KPU Minta Jokowi Mundur sebagai Presiden


Beritaterheboh.com - Barisan Emak-emak Militan (BEM) berdemo di depan kantor KPU. Emak-emak ini menuntut Joko Widodo mundur dari jabatan presiden karena akan kembali maju pada pilpres.

Pantauan di depan kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (3/9/2018), emak-emak ini serempak mengenakan kerudung merah. Emak-emak yang berjumlah sekitar 30 orang itu berkumpul sejak pukul 10.00 WIB. 

Dengan menaiki mobil komando, emak-emak ini menyerukan agar Jokowi mundur dari posisi presiden. Hal tersebut dikarenakan saat ini Jokowi telah terdaftar sebagai capres pada Pemilu 2019. 

"Presiden harus mundur karena sudah jadi capres. Mundur lebih terhormat, lebih menyelamatkan demokrasi," ujar koordinator aksi Tri Erniyanti dalam orasinya. 

Baca juga: KPU: Presiden Tak Perlu Cuti Kampanye Pilpres 2019

Dia juga mempertanyakan Jokowi yang tak mundur dari jabatannya. Para emak-emak ini mengaku khawatir Jokowi akan memanfaatkan fasilitas negara.

"Mengapa Pak Jokowi tak mau mundur, kenapa? Semua kepemimpinan itu harus berganti, kenapa tidak mau berganti?" kata Tri.

"Kami menggugat agar Pak Jokowi mundur untuk mencegah memanfaatkan uang dan fasilitas negara," sambungnya 

Jokowi lalu diminta bersikap seperti Sandiaga Uno. Sandi mundur dari jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta karena menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto. 

"Harusnya Jokowi mundur seperti Bapak Sandiaga Uno," tutur Tri.

Para peserta aksi juga beberapa kali meneriakkan 2019 ganti presiden. Selain itu, emak-emak ini membawa tulisan dukungan untuk tagar 2019 ganti presiden.

Terdapat juga tulisan 'Presiden Harus Mundur Karena Sudah Jadi Capres' dan 'Mundur Pak, Berikan Contoh Sebagai Negarawan Demi Kontestasi Fair dan Adil'.

Diketahui penetapan capres dan cawapres akan dilakukan pada 20 September 2018. Sedangkan pengambilan nomor urut akan dilakukan pada 21 September 2018.


Sementara itu, berdasarkan UU Pemilu, tak ada keharusan bagi presiden untuk mundur saat maju kembali sebagai capres. Dalam UU Pemilu juga tak ada peraturan yang mengharuskan presiden mengambil cuti saat kampanye. Tidak adanya peraturan cuti untuk presiden karena presiden memiliki tugas mengatur negara.

"Kan itu bunyinya (dalam UU), begitu kan, nggak disuruh cuti, to? Kalau nggak disuruh cuti, ya jangan disuruh-suruh cuti, siapa yang akan memerintah nanti? Berdasarkan undang-undang yang ada, nanti itu yang akan kami jalankan, apa yang ada di undang-undang akan kami laksanakan," ungkap Ketua KPU Arief Budiman, Rabu (14/3).

Menurut komisioner KPU Hasyim Asy'ari, presiden dan wakil presiden tidak perlu melepas masa jabatan, tapi tetap menjalankan tugas negara. Peraturan ini terdapat pada UU Nomor 7 Tahun 2017 pasal 300 dan 301 tentang Pemilu. 

"Pasal 301, itu artinya tidak melepas jabatan, tetapi tetap dalam kampanye itu tidak mengganggu tugas negara. Khusus presiden dan wapres itu kan melekat dan ada perlakuan khusus. Dia presiden dan mendapat pengawalan dan lain-lain, begitu," tutur Hasyim. 

Padahal SBY juga saat Pilpres 2009 hanya  cuti satu hari dalam seminggu, itupun saat masa kampanye.

Ini link nya:
https://www.viva.co.id/berita/politik/62960-sby-dan-kalla-sudah-ajukan-cuti-kampanye

https://nasional.kompas.com/read/2009/05/30/13304081/sby.cuti.tiap.hari.jumat
(dwia/elz/detik.com/beritaterheboh.com)



from Berita Heboh https://ift.tt/2PtIZMI
via IFTTT
Share:

Kehabisan Bahan 'Gorengan', Jokowi ke Lombok Saat Closing AG2018, Fadli Zon Malah Nyinyir Begini...


Beritaterheboh.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyoroti kemunculan Presiden Joko Widodo (Jokowi) lewat video saat closing Asian Games 2018. Bagi Fadli, video Jokowi bersama korban gempa Lombok tersebut bisa masuk nominasi Piala Oscar.

Komentar tersebut disampaikan Fadli lewat akun Twitter, @fadlizon, Senin (3/9/2018). Fadli awalnya me-retweet unggahan akun Twitter yang menampilkan video pesan Jokowi dari Lombok yang ditampilkan saat closing Asian Games tersebut.

"Bisa masuk nominasi Piala Oscar nih," ujar Fadli.


Piala Oscar atau Academy Award merupakan sebuah ajang penganugerahaan penghargaan film Amerika bagi industri film. Pemenang penghargaan akan diberikan satu salinan patung oleh Academy Award of Merit atau lebih dikenal dengan julukan Oscar.

Dalam video yang ditampilkan di acara penutupan Asian Games, Minggu (2/9) malam, Jokowi duduk bersama korban gempa Lombok. Gubernur NTB TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) ikut mendampingi.

Lewat video, Jokowi minta maaf karena tidak bisa menghadiri closing Asian Games. Dia juga berterima kasih kepada Indonesia karena sudah menjadi tuan rumah yang baik.

Baca juga: Beda Cara Jokowi 'Muncul' di Opening-Closing Asian Games

Sebelumnya, kondisi di belakang layar dari pembuatan video itu beredar di media sosial. Jokowi sempat membuat gestur yang meminta para korban gempa diam karena perekaman video akan dimulai. Dia menaruh jari telunjuk di depan mulut sambil menengok ke belakang, ke arah para warga. TGB juga menirukan gestur yang sama.

Kemudian, terdengar suara seorang perempuan. Dia meminta para korban gempa tidak bersuara menjawab saat Jokowi menyapa 'assalamualaikum'.

"Nanti, kalau Pak Jokowi bilang assalamualaikum, nggak usah dijawab ya, jawabnya dalam hati saja," ucap perempuan itu.
. .
. .
. .
. .


from Berita Heboh https://ift.tt/2wDoUfT
via IFTTT
Share:

Alasan Fadli Zon Dukung Eks Koruptor Nyaleg, Bikin Geleng-Geleng


Beritaterheboh.com - Berdasarkan putusan Bawaslu yang membolehkan beberapa eks koruptor mengikuti Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, termasuk nama kader Gerindra Mohamad Taufik.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon ikut menegaskan pihaknya tidak sepakat soal pelarangan mantan narapidana koruptor maju sebagai calon legislatif. 

"Mereka (narapidana koruptor), misalnya sudah menjalani hukuman, hukuman itu menjadi warga binaan. Apakah selamanya tidak boleh? Ini jadi dilema menurut saya. Padahal mereka sudah menebus kesalahan-kesalahannya itu," katanya, Sabtu (1/9/2018).

Lanjutnya, dalam kasus Taufik. Ia menyatakan Bawaslu sudah membuat putusan sesuai undang-undang. 

"Ya kan selama ini sudah jadi anggota legislatif, bahkan jadi Wakil Ketua DPRD. Jadi sudah tidak ada masalah dengan itu," kata dia.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi melarang mantan narapidana kasus korupsi mendaftarkan diri sebagai calon anggota legislatif dalam Pemilu 2019.

Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten atau kota pada Sabtu 30 Juni 2018. 

Dalam PKPU tersebut mengatur larangan mantan koruptor berpartisipasi sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2019. Aturan tersebut tertera pada Pasal 7 Ayat 1 huruf h, berbunyi "Bukan mantan terpidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak, atau korupsi,".(wartaekonomi.co.id)

from Berita Heboh https://ift.tt/2NImGCA
via IFTTT
Share:

Sepi Pengunjung & Dagangannya Tidak Laku , OK OCE Mart Bangkrut, Gerindra Malah Bela Sandiaga Uno. Begini Katanya


Beritaterheboh.com - Fraksi Gerindra DPRD DKI membela mantan Wagub DKI Sandiaga Uno mengenai OK OCE Mart yang tutup. Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD DKI, Syarif, menyebutkan OK OCE Mart yang tutup lantaran biaya sewa.

"Oh ndak (gagal) itu persoalan sewa. OK OCE Mart beda lho tindak lanjut OK OCE yang 7P itu ya, pendaftaran, pelatihan, pendampingan sampai diujung permodalan. OK OCE Mart perkembangan dari OK OCE yang sudah setahun ini kalau ada kejadian tidak bisa bayar sewa itu urusan penyelenggara di sana bukan pemerintah indikator gagal atau berhasil tapi dilihat program pendampingan di kecamatan, jangan salah menilai," ucap Syarif ketika dihubungi detikcom, Minggu (2/9/2018).



Syarif mengaku setuju dengan pendapat Sandiaga mengenai penutupan beberapa OK OCE Mart, hal yang wajar dalam berbisnis.

"Iya itu bagian dari pengembangan fondasi OK OCE, itu bagian pengembangan tidak pokok. Kalau ada saran memperbaiki sirkulasi kas, ada strategi dan norma berlaku di dunia bisnis. Ada hukum pasar, tetapi maksud saya gagal atau berhasil fondasi pelatihan dan pendampingan terus berjalan," kata Syarif.

Selain itu, Syarif juga menyatakan Pemprov DKI tidak perlu memberikan bantuan terhadap OK OCE Mart yang tutup. Sebab, masalah OK OCE Mart yang tutup perlu dilihat ada tidaknya aliran bantuan Pemprov DKI.

"Nggak (perlu dibantu), belum masih jauh. Itu gagasan penyelenggara OK OCE mendirikan OK OCE Mart tidak di situ saja. Tergantung kasusnya terkait pemda ada aliran pendampingan nggak, 7P yang permodalan difasilitasi pemda segera atasi terlibat. Kalau tidak dilihat kasus dulu, ada tidak dengan permodalan terkait pemda," ujar Syarif.



Sebelumnya, bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno mengamini adanya OK OCE Mart yang ditutup. Omset yang turun disebut Sandiaga sebagai penyebabnya.

Program OK OCE merupakan kependekan dari One Kecamatan One Center of Entrepreneurship, yang merupakan salah satu program yang digalang Sandiaga saat berpasangan dengan Anies Baswedan di Pemprov DKI. Kini Sandiaga sudah bukan Wakil Gubernur DKI lantaran maju sebagai calon wakil presiden bagi Prabowo Subianto. (detik.com)


from Berita Heboh https://ift.tt/2NaMDgV
via IFTTT
Share:

Kapok! Wasekjen Demokrat Samakan Era Jokowi Dengan Orba Soeharto , Netizen Balas Ini


Beritaterheboh.com - Minggu 2 September 2018 , Wakil sekretaris jendral ( wasekjen ) Partai Demokrat , Rachland Nashidik menyebut era Pemerintahan Jokowi mirip dengan Orde Baru (Orba ) zaman Soeharto. Hal tersebut dilontatkannya lewat cuitan di twitter .

" Dulu , saya tumbuh dalam politik otoritarian yang mengajarkan " demokrasi ada batasnya" dan kebebasan demokratik bisa " digebuk " . Presidennya Soeharto. Saya tak pernah kira anak -anak saya harus tumbuh dalam keadaan serupa , saat ini , saat @ jokowi berkuasa . Sejarah sedang berulang ?" cuit @ RachlanNashidik.

Langsung saja pandangan Wasekjen Demokrat itu dikomentari berbagai netizen atau warganet. 

@ glojufraini : " Saya juga ga pernah mengira anak 2 sy tumbuh dalam fltnah 2 . Yg terus diproduksi karena perbedaan politik ."

@ nagara _ ikrar : " Jangan melakukan distorsi Bung , nanti malu sendiri !"


@ NilamZulaika : " Bedanya dulu kita bangsa yg besar pak . . Selalu bangga. Gak pernah terguncang krn isu intoleransi lah . Pancasilais lah . Nasionalis laaahh . Sekarang ?"


@ FirdausCahyadi : " Ngakunya tumbuh di era otoritarian Soeharto, eh sekarang dukung mantan menantu Soeharto, yg sebagian besar usianya dihabiskan untuk mengabdi pada rejim otoriter Orde Baru absurd ah . "


@ Idangthoxwae : " Klo sejarah berulang yg paling bahagia @ RachlanNashidik karena zaman rezim orba maling2 duit rakyat aman 2 saja . Skarang ketua partai , bendahara, petinggi 2 partai , pakai rompi orange . Begitukan sejarah berulang ?"


@ lMucharro : " Mau samakan suharto dg jokowi ??? jika keduanya sama , hari ini kampret 2 sdh jadi mayat di selokan ."


@ Sa _ Ramadhan 1 : " Apakah demokrasi yg anda maksud itu demokrasi yg tanpa batas . Seenaknya mengata 2 in orang tanpa tahu bhw org Iain juga dibatasi oleh demokrasi org lain ?"(detik.com)




from Berita Heboh https://ift.tt/2wE0brX
via IFTTT
Share:

Mantap! Polri Terbitkan Aturan soal Izin Acara Gerakan Tagar Dukung Capres, Ini Isinya

Beritaterheboh.com -  Polri mengeluarkan surat perintah untuk jajaran soal pemberian izin acara gerakan tanda pagar (tagar) dukungan capres. Sebab dukungan itu bisa menimbulkan konflik horizontal di masyarakat.

"Jadi kegiatan apapun itu adalah berdasarkan UU nomor 9 tahun 1998. UU untuk menyampaikan aspirasi atau melakukan unjuk rasa dilindungi UU. Tetapi di dalam pasal 6 itu beberapa poin yang harus dipedomani. Pasal 6 itu ada lima poin yang harus diperhatikan, pertama dalam menyampaikan pendapat di muka umum berkewajiban dan bertanggung jawab untuk menghormati hak dan kebebasan orang lain," ucap Kadiv Humas Mabes Polri Setyo kepada wartawan di Jakarta Convention Center, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (2/9/2018).


Dalam surat telegram yang beredar, munculnya gerakan tagar 2019GantiPresiden, tagar 2019TetapJokowi dan tagar 2019PrabowoPresiden di berbagai daerah berpotensi menimbulkan konflik horizontal antarpendukung capres-cawapres di tengah masyarakat. 

Polri menyatakan kegiatan dari gerakan tagar dukungan capres yang bersifat penyampaian pendapat di muka umum wajib diberitahukan secara tertulis. Hal ini diatur dalam UU 9/1998. Ada lima hal yang harus dipenuhi dalam kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yakni menghormati hak-hak orang lain, menghormati aturan-aturan moral yang diakui umum, menaati hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, menjaga dan menghormati keamanan dan ketertiban umum, dan menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.


Demikian pula kegiatan gerakan tagar pendukung capres yang mengarah pada kegiatan politik. Sesuai dengan PP nomor 60/2017, kegiatan ini juga wajib diberitahukan secara tertulis kepada Polri. Ada persyaratan-persyaratan yang mesti dipenuhi mulai dari melampirkan proposal, susunan pengurus organisasi hingga denah rute yang akan dilalui jika kegiatan tersebut berupa pawai. 

"Ketika terjadi konflik polisi bisa mengambil keputusan dengan pasal 15 dimana dalam pasal itu pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum dibubarkan. Apabila tidak memenuhi ketentuan bagaimana dimaksud pasal 6, ini bisa dibubarkan. Kalau dia tidak mau dibubarkan maka dia dikenakan UU pidana pasal 211 sampai 218," jelas Setyo.

Setyo mengatakan seluruh jajaran Polri akan mendeteksi dan identifikasi potensi kerawanan serta membuat laporan. Selain itu, jajaran Polri melakukan pendalaman terhadap setiap surat pemberitahuan baik terkait latar belakang maupun aktivitas penanggung jawab kegiatan tersebut.

Jajaran Polri juga diminta cermat dan bersikap hati-hati dalam penertiban Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) yang bernuansa politik dan provokatif menyangkut tema aksi, pertimbangkan situasi keamanan wilayah setempat dan kelengkapan persyaratan administrasi.

"Silakan boleh kalau tidak ada penolakan. Di situ ada penolakan kita melakukan penilaian ini boleh atau tidak. Kalau tidak boleh maka kita akan lakukan menyarankan tidak boleh. Kalau bubar sendiri alhamdulillah, kalau nggak mau bubar kita bubarkan. Kalau masyarakat menerima nggak masalah dan nggak mempermasalahkan, kalau mempermasalahkan itu bahaya maka timbul saling chaos," jelas Setyo. 
(fai/jbr)

from Berita Heboh https://ift.tt/2PvOOtb
via IFTTT
Share:

Jokowi Presiden Super Smart, Modal Anggaran Asian Games 2018 Rp 30 T, Tapi Balik Modalnya Tembus 45 T Lebih!


Beritaterheboh.com - Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla membeberkan jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

Pernyataan soal anggaran disampaikan Jusuf Kalla seusai melakukan rapat bersama Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) 2018 di Kantor Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Jakarta, Sabtu (25/3/2017).

Anggaran tersebut meliputi biaya penyelenggaraan, pembangunan infrastruktur, dan sarana transportasi pendukung Asian Games 2018.


 "Biaya untuk infrastruktur hampir Rp 7 triliun. Kemudian, perbaikan di Palembang dan DKI Jakarta hampir Rp 3 triliun. Keseluruhannya menjadi Rp 10 triliun," kata Jusuf Kalla.

"Ada juga infrastruktur jangka panjang, seperti transportasi di Palembang yakni Rp 7 triliun, dan di Jakarta Rp 10 triliun. Itu sudah Rp 27 triliun. Total keseluruhannya bisa mencapai Rp 30 triliun," tutur dia.

Jusuf Kalla berharap, ke depannya akan ada pemasukan dari sponsor sehingga dapat membantu penyelenggaraan Asian Games 2018 yang akan berlangsung pada 18 Agustus hingga 2 September.

Rapat di Kantor KOI turut dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, perwakilan dari Menteri Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, serta perwakilan Provinsi DKI Jakarta.

Hasil rapat memutuskan bahwa cabang olahraga yang akan dipertandingkan sebanyak 36. Jumlah tersebut mengacu kepada potensi medali kontingen tuan rumah.

Terkait cabang olahraga mana saja yang dihapus atau dipertahankan, INASGOC akan membahasnya dengan Dewan Olimpiade Asia (OCA) dalam waktu dekat.

Dubes RI Untuk Polandia Peter F. Gontha: BALIK MODAL ASIAN GAMES....,

BAHKAN UNTUNG 15 TRILYUN LEBIH DALAM HITUNGAN MINGGU

INI DILUAR ROYALTY HAK SIAR TV TV YANG MEMBELI HAK SIARAN LANGSUNG ASIAN GAMES DISELURUH NEGARA PESERTA YAA....,

JUGA BELUM TERMASUK PENDAPATAN DARI SPONSOR, IKLAN, TIKET PENONTON YANG SELALU KEHABISAN....,

PRESIDEN INI TELAH MEMBAWA UANG MASUK SEBESAR 45,1 TRILYUN RUPIAH DENGAN BERMODAL 30 TRILYUN UNTUK SISTEM TRANSFORTASI DI JAKARTA - PALEMBANG, INFRASTRUKTUR STADION DLL, SEREMONI PEMBUKAAN DAN PENUTUPAN....,

JANGAN LUPA SISTEM DAN ALAT TRANSPORTASI JUGA INFRASTRUKTUR STADION NYA JUGA KEUNTUNGAN BESAR TERSENDIRI KARENA BISA DIPAKAI HINGGA 100 TAHUN KEDEPAN....,

BELUM LAGI KEUNTUNGAN EKONOMI HOTEL DAN WISATA RAKYAT YANG BERJUALAN KULINER, DAN CENDERA MATA....,

MASIH DITAMBAH LAGI KEUNTUNGAN TERBESAR BERUPA RASA NASIONALISME DAN BANGGA RAKYAT NKRI ATAS SIKAP HORMAT SELURUH DUNIA, JUGA RASA SEGAN KEPADA INDONESIA ATAS SUKSES NYA PESTA OLAHRAGA ASIAN GAMES 2018 DI INDONESIA....

sumber: kompas.com & Akun FB Peter F. Gontha

from Berita Heboh https://ift.tt/2PxaipC
via IFTTT
Share:

Akan Digugat Panitia Aksi 2019GantiPresiden, Kapolres Banyuwangi Beri Jawaban Super Menohok!


Beritaterheboh.com - Panitia Deklarasi 2019GantiPresiden di Banyuwangi berencana menggugat aparat kepolisian ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi. Gugatan ini ditujukan kepada Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman, Kapolda Jawa Timur Irjen Polisi Machfud Arifin dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. 

Gugatan itu muncul setelah polisi tak kunjung memberikan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) terkait deklarasi 2019GantiPresiden yang akan mereka gelar di Banyuwangi. 

"Senin kita ajukan ke PN Banyuwangi. Karena sampai saat ini kami belum menerima STTP aksi kami. Yang kami gugat Kapolres Banyuwangi, Kapolda Jatim dan Kapolri," ujar Amrullah, panitia penyelenggara Deklarasi 2019GantiPresiden kepada detikcom, Minggu (2/9/2018). 

"Ini serempak se-Indonesia menolak kami melakukan deklarasi. Kami ini bukan pro Jokowi dan Prabowo. Ini nonparpol kegiatan kami ini," tambahnya.


Dijelaskan Amrullah, aksi deklarasi 2019Ganti Presiden merupakan aspirasi masyarakat yang tak melanggar hukum. Hal itu sudah diatur dalam Undang-undang Dasar 1945 pasal 28 tentang kebebasan berserikat berkumpul dan berpendapat, baik lisan dan tulisan. 

"Siapapun yang berpendapat dilindungi undang-undang. Di sana ada turunannya nomer 9 tahun 1999 menyampaikan pendapat di muka umum karena hak asasi manusia juga. Polisi jangan hanya diancam preman seperti itu tidak mau mengeluarkan surat itu," tegasnya. 


Ditambahnya Amrullah, itu menunjukkan adanya kemunduran demokrasi dan hukum di Indonesia, sebab tugas kepolisian hanyalah mengamankan aksi. "Banyak yang menolak tapi banyak juga yang mendukung. Yang menolak monggo menggelar aksi yang sama," pungkasnya. 

Sementara itu, rencana gugatan terhadap aparat kepolisian ditanggapi dingin oleh Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman. Ia pun menegaskan pihaknya tidak akan memberikan surat Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) untuk deklarasi 2019GantiPresiden.

"Saya tidak takut kalau digugat. Sampek matek (sampai mati, red) ndak takut saya. Kenapa tidak kami beri izin itu jelas. Calon presiden itu ada dua. Dia pakai ganti presiden itu maksudnya apa? Itu makanya saya tolak. Dalam PP nomor 60 tahun 2017 itu juga ada wewenang kepolisian untuk menjaga keamanan, ketertiban masyarakat juga diatur di sana," ujar Donny secara terpisah. 


Menurut Donny, alasan tak dikeluarkannya STTP ini karena polisi bertugas menjaga kondusifitas Banyuwangi. Pihaknya juga tak ingin ada perpecahan antarmasyarakat, termasuk menjaga stabilitas investasi di Banyuwangi.

Bila deklarasi 2019GantiPresiden nekat digelar, pihaknya akan membubarkan aksi tersebut berdasarkan UU nomor 9 tahun 1998 pasal 15 dan 17 di mana polisi berhak membubarkan aksi tersebut jika dirasa mengancam stabilitas masyarakat.

"Kami tak main-main jika aksi tersebut tetap dilaksanakan. Saya ndak ada urusan. Jika tetap nekat ya tak tabrak mereka itu," pungkasnya.(detik.com)



from Berita Heboh https://ift.tt/2wFfTCa
via IFTTT
Share:

Jalan Sehat Ahmad Dhani Cs Berbarengan Jalan Sehat Warga Lewat Kawasan CFD, Ini Peringatan Walkot Solo


Beritaterheboh.com - Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo kembali mengingatkan masyarakat agar tidak berpolitik di kawasan car free day (CFD). Hal itu disampaikan terkait rencana penyelenggaraan acara Jalan Sehat Umat Islam dan Warga Solo.

Seperti diberitakan, sekelompok masyarakat menggelar jalan sehat yang mendatangkan Ahmad Dhani dan Neno Warisman. Acara bakal dilaksanakan pada Minggu, 9 September 2018.

Jalan sehat itu rencananya akan melintasi Jalan Slamet Riyadi yang merupakan area CFD.


"Silakan masyarakat bebas di CFD, tapi jangan disisipi untuk politik. CFD hanya untuk area seni, budaya, olahraga, ekonomi," kata Rudy saat dimintai tanggapan soal acara Jalan Sehat oleh wartawan di rumah dinas Loji Gandrung, Minggu (2/9/2018).

Menurutnya, sejak awal digelarnya CFD memang tidak pernah digunakan untuk kegiatan politik.


"Sejak dahulu komitmen pemkot bersama masyarakat memang seperti itu. CFD itu tidak untuk politik," ujar dia.

Sementara itu, humas panitia jalan sehat, Endro Sudarsono, mengaku siap mematuhi aturan itu. Para peserta jalan sehat dijamin tidak akan menyisipkan unsur politik saat melintasi CFD.


"Kita siap mematuhi peraturan CFD," kata Endro saat dihubungi detikcom.

Menurutnya, peserta jalan sehat memang akan menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah. Namun penyampaian aspirasi bakal dilaksanakan usai jalan sehat. (detik.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/2Ccnpe0
via IFTTT
Share:

Sepi Pengunjung & Dagangannya Tidak Laku , OK OCE Mart Kalibata Kebanggaan Neno Warisman Akhirnya Ditutup Lantaran Bangkrut


Beritaterheboh.com - Dikarenakan masa kontrak penyewaan ruko telah selesai, maka gerai OK OCE Mart di Kalibata tepatnya yang berada di Jalan Warung Jati Barat, Jakarta Selatan, akan tutup.

“Infonya besok mau tutup, tapi saya disuruh di sini sampai Sabtu, 1 September 2018,” ujar seorang karyawan OK OCE Mart ‘Kalibata’ yang enggan disebutkan namanya, Kamis (30/08/2018). Demikian dilansir dari laporan MetroTVNews.com, Jumat (31/08/2018).

Berdasarkan keterangan dari karyawan tersebut, penutupan juga dilakukan karena kondisi yang sepi. Selain itu, masa sewa ruko juga telah berakhir.


 Namun, belum ada kepastian apakah OK OCE Mart Kalibata itu akan dipindahkan lokasinya atau benar-benar ditutup.

“Belum tahu juga, ini besok juga rencananya mau ada packing-packing barang yang masih ada mau diretur,” demikian karyawan tersebut memaparkan.

Melansir laman Medcom.ID, OK OCE Mart Kalibata memang tampak sepi. Hanya ada seorang karyawan dan tak terlihat pengelola yang bertanggung jawab terhadap gerai itu.

Ada pun sejumlah barang berupa makanan dan minuman terlihat masih berjejer. Meski begitu, jumlahnya tidak banyak.

Tak hanya itu saja, porsi penempatan barang yang dijual juga dipangkas. Hanya satu dari dua bagian ruangan yang dioperasikan.

Diungkapkan oleh karyawannya, OK OCE Mart Kalibata selalu sepi. Hanya ada beberapa pembeli yang sekadar jajan.

“Cuma orang kantoran yang ke sini, pada nyarinya es krim, cemilan, minuman,” sebutnya kemudian.

Lain halnya dengan OK OCE Warung Modern Mampang Prapatan yang terletak di Jalan Bangka XI, Jakarta Selatan nampak prima. Namun serupa, gerai tersebut masih terlihat sepi.

“Di sini penjualannya masih baik meski memang harus bersaing dengan gerai seperti Indomaret dan Alfamart,” tutur Akil selaku Koordinator Pengelola OKE OCE Warung Modern Mampang.

Akil menyebutkan salah satu penyebab OK OCE Mart Kalibata harus tutup karena memasok harga barang dari supplier terlampau tinggi. Sehingga keuntungan yang didapat kurang serta lokasi yang kurang mumpuni.

“Di sana (OK OCE Mart Kalibata) penjualannya kurang maju, waktu beli barangnya agak mahal dari suppliernya,” tukasnya.

Diketahui sebelumnya, OK OCE Mart merupakan program relawan dari Gubernur DKI Jakarta  Anies Baswedan serta mantan Wakil Gubernur Sandiaga Uno saat masa kampanye. Kepemilikan gerai OK OCE Mart dilakukan bersama-sama oleh beberapa orang. Ada pun sistem yang diterapkan adalah sistem koperasi.

sumber: metrotvnews.com

from Berita Heboh https://ift.tt/2C4Xoxb
via IFTTT
Share:

Saturday, September 1, 2018

Sepatu Terbang saat Lakukan Tendangan Kick Off, Risma: "Lho lho.. Sepatuku Lepas Katut Bal"


Beritaterheboh.com - Wali Kota Tri Rismaharini tak sengaja lakukan hal yang membuat ratusan anak dan orangtua tertawa di Stadion Tambaksari Surabaya, Jumat (31/8/2018) sore.

Mereka tertawa lantaran sepatu hitam yang dikenakan Risma terlepas dan terbang usai lakukan tendangan kick off pembukaan seleksi anak Sekolah Sepakbola (SSB) seluruh Surabaya.

"Lho lhoo.. Sepatuku Lepas. Katut bal (Ikut Bolanya)," ujar Risma spontan sambil mengejar sepatu yang terlepas itu.

Ratusan siswa dari 40 SSB dan orangtua yang menyaksikan langsung tepuk tangan melihat sepatu Risma terbang.

Dilansir Tribun Video dari Surya, Risma mengaku terlalu kencang menendang bola dan terlalu merasa bersemangat hingga sepatu kanan yang ia pakai lepas.

"Tapi apik lho (tapi bagus lho) diambil gambarnya.

Lha sepatuku sampai lepas begini. Saking semangatnya saya," lanjutnya.


Diberitakan, Risma membuka seleksi beasiswa sepakbola bagi anak-anak untuk dikirim ke Liverpool.

Surabaya menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang menjalin dan peduli dengan prestasi bola usia anak.

Pemkot Surabaya kini lewat program sistem city dengan Kota Liverpool Inggris mencari 9 pemain terbaik.

Sebenarnya ada 10 anak yang dicari, namun satu pemain yakni Supriadi telah dipilih ke Liverpool.

Selama dua minggu, setiap hari bocah usia di bawah 14 tahun itu akan diseleksi, mereka akan dipantau tim seleksi dan pemandu bakat yang independen.

Seleksi terbuka dengan dipantau langsung tiga mantan pemain Timnas.

Ketiganya Anang Makruf, Mamak AL Hadad, dan Yusuf Ekodono.

Tiga mantan Pemain Persebaya ini juga akan dipadukan dengan hasil pantauan pakar bola dan dosen Unesa, David Agus Priyanto dan Imam Syafii.

Hadir dalam seleksi ini mantan pemain dan pelatih Persebaya Jackson Tiago.(Tribunnews.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/2PpGRWr
via IFTTT
Share:

Viral! Kemunafikan @RockyGerung Dibongkar @AbiRekso dari Soal Ratna Sarumpaet, Takut Debat, Sampai Urusan 'Gituan'


Beritaterheboh.com -

 Viral di sosial media seorang netizen menelanjangi kebusukan kacung keluarga mantan presiden SBY yang juga profesor abal-abal Rocky Gerung.

Abi Rekso Panggalih pemilik akun twitter @abirekso menulis rangkaian twittnya seperti ini:

“Gini lho, @rockygerung itu ibarat centaur dalam mitologi Yunani. Tau ga? Manusia, setengah binatang. Dia juga bukan nabi, yang perlu kalian bela untuk urusan beli kondom atau selera sodom @rockygerung . Kalian, saja baru tahu dia lewat tv.”

“@rockygerung yang Kalian kenal smelalui tv adalah produksi hiperealitas. Apa itu ? Sesuatu yang jauh dari sebenarnya. Kalian para nyemot, hanya kenal via TV atau Tweet. Kalian hanya mengkonsumsi kepribadian dia sepersekian, dari yang utuh.”

“Sedangkan si @rockygerung yang Kalian puja-puja berusia 60’an tahun. Kalian mengenal hanya hitungan jam per hari. Dan gue, melengkapi sejarah @rockygerung yang gak kalian tahu dan pahami. Bagi kalian itu gak penting, 1000% bukan urusan gue.”

“Tapi gue secara moral, harus menyampaikan pada siapapun itu hal-ikhwal @rockygerung . Kalian para nyemot gak berhak melarang gue, terkecuali @rockygerung secara pribadi menginginkan kebenaran atas dirinya di bungkam. Di pendam.”

“Gini ya, jadi pemuja itu boleh. Tapi mbok kalian jadi jangan jadi pemuja yang buta. Jadilah pemuja dengan pikiran terbuka. Jadi ya Mot, gue gak sentuh ruang privat @rockygerung . Kalian saja sok jago dan sok tau. Santai saja, jadi tajir ada waktunya, Njir!”

Gue dituduh melancarkan Ad Hominem, dari kerajaan Nyemot. Gue rasa mereka gak tau apa yang mereka bilang. Ad Hominem itu kalau subjeknya diri gue sendiri. Kalau bahasa gue vulgar, itu bukan Ad Hominem. Keliatan Tololnya.”

Terimakasih kepada warga net yang sudah bersedia mengisi poling ini. Asa 3.264 voters yang sudah berpartisipasi. Ini soal @rockygerung dan @RatnaSpaet di masa lalu.
Ok, pasti banyak dari warganet menduga bahwa hubungan @rockygerung dan @RatnaSpaet sudah lama terjalin. Setengah ada benarnya. Tapi jauh dari mesra, jika dibanding akhir-akhir ini. Bagaimana, teman-teman aktivis 212 hampir pasti melihat Rocky dan Ratna, di setiap kesempatan.

Dulu, @rockygerung itu selalu merasa jijik dengan @RatnaSpaet . Hal ini mungkin @RatnaSpaet tidak pernah ngeh. Ya pastilah, karena @rockygerung hanya ngomong dibelakang saja. Pernah ditanya kenapa Rocky jijik dengan Ratna. Rocky menjawab : Gak kelas gue.

Sumber yang valid, menuturkan pada gue. @rockygerung dulu selalu ngejar aktivis-aktivis yang berlatar dari keluarga kaya. Ratna juga bukan tidak kaya, tapi Rocky sering membanding-bandingkan paras @RatnaSpaet dengan sesuatu yang kurang manusiawi.


Ya memang @RatnaSpaet saat-saat itu kan banyak bergerak di kebudayaan masyarakat bawah. Sedangkan @rockygerung sudah merasa menjadi warga negara kelas atas. Meski numpang, tapi tetep pamer.


Juga pernah ada rumors kepada @rockygerung , Aktivis Taman Lawang saja elu terima dan elu bela. Masa @RatnaSpaet gak elo terima. @rockygerung cumang nyeringis.

Kalian pernah ingetkan @PartaiSRI yang dulu juga ikut didirikan @rockygerung . Diketuai Taufan. Kalian tau, dulu Kantor DPP ada di Taman Lawang. Itu @rockygerung yang ngotot minta dsana. Bayangkan, Rocky sedikit berkeras ke Taufan soal sekre harus di TL.

Belakangan, Ada fakta lain. Ternyata @rockygerung dan @RatnaSpaet juga sudah membangun konsolidasi terselubung. Tanpa diketahui, Menteng Boys (Barisan Ci'il). Nah, itulah Rocky, di publik dia menolak. Tapi dalam ruang gelap dia melalalak.



. .
.
. .
. .


 Jadi, kalian jangan percaya kalau @rockygerung anak Menteng. Yang betul adalah @rockygerung ngekos di daerah Menteng. Itu pun, atas bantuan pembiayaan Almarhum Dr. Sjahrir (Ci'il). Jika tidak, mana sanggup dia membiayai kong-kalikong percintaannya dengan banyak perempuan.



. .
. .
. .

Beritaterheboh.com 


from Berita Heboh https://ift.tt/2NE7ian
via IFTTT
Share:

Arsip Blog

Definition List

Unordered List

Support