Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]

Showing posts with label Gak Nyangka. Show all posts
Showing posts with label Gak Nyangka. Show all posts

Wednesday, November 21, 2018

Gak Nyangka, Nurhadi Beber Alasannya Bersama Istri Habisi Nyawa Dufi


Beritaterheboh.com - M Nurhadi dan istrinya Sari tega menghabisi nyawa Abdullah Fitri Setiawan alias Dufi dengan alasan kesulitan keuangan. Keduanya merencanakan menghabisi nyawa Dufi untuk menguasai mobil Toyota Innova milik korban.

Pembunuhan bermula saat Dufi menghubungi ponsel Sari pada Jumat (16/11). Dufi saat itu mengabarinya bahwa dia akan datang ke rumah kontrakan Sari di kawasan Bekasi, Jawa Barat.


Malam hari sebelum Dufi datang, atau tepatnya Kamis (15/11) Nurhadi sudah merencanakan untuk menghabisi nyawa Dufi. Dia dan istrinya menyusun rencana untuk 'menjebak' korban agar datang ke rumahnya.

"Malam hari dia (Dufi) telepon sama istri. Dia mengabari kalau Jumat akan datang," kata Nurhadi, Kamis (22/11/2018).


Nurhadi mengajak istrinya untuk mencelakai Dufi demi menguasai mobil Toyota Innova milik Dufi.

"Terus saat itulah saya bilang (ke istri-red) kita 'gap' aja maksudnya mencelakai dia, ngambil mobil aja rencana mau dijual," imbuhnya.

Hal ini juga diamini oleh Sari. Sari yang memahami 'kode-gap' dari Nurhadi juga ikut dalam rencana suaminya itu.



"Suami bilang 'mau kita gap nggak' kalau maksud pengertian aku (gap) dibunuh," kata Sari.

Nurhadi sendiri sempat menanyakan kepada Sari apakah dia sanggup terlibat dalam upaya jahat itu.

"Dia (Nurhadi) tanya 'berani?' (Saya bilang) berani tapi (sambil) nunduk," ucap Sari.

Kondisi keuangan pasangan suami istri itu membuat keduanya mengambil jalan pintas. Sampai akhirnya pada Jumat (17/11) Sari menghubungi Dufi melalui WhatsApp dan berjanjian untuk bertemu di kontrakannya.

"Janjian via WA," lanjutnya.

Menurut Sari, keduanya berencana mengambil mobil milik Dufi untuk selanjutnya dijual.

"Sebelumnya (bahas masalah keuangan). Karena kita ada masalah keuangan terus mau ambil mobilnya terus dijual," Sari menambahkan.

Hingga pada Jumat (17/11) malam, Dudi datang ke lokasi. Dufi kemudian dihabisi oleh Nurhadi saat sedang berdua dengan Sari. Dufi dibunuh dengan cara dibacok. Tangan Sari juga ikut terluka akibat bacokan suaminya itu.

Nurhadi dan istri ditangkap tim Subdirektorat Resmob Direktoat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh Kompol Handik Zusen, AKP Rovan Richard Mahenu dan AKP Resa D Marasabessy di dekat tempat cucian motor 'Omen' di wilayah Kelurahan Bantar Gebang, Kecamatan Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat pada Selasa 20 November 2018 pukul 14.30 WIB.

Artikel ini sudah tayang di detik.com dengan judul"Kesulitan Keuangan, Alasan Nurhadi dan Istri Bunuh Dufi"



from Berita Heboh https://ift.tt/2OUKvXB
via IFTTT
Share:

Saturday, October 6, 2018

Jenguk Ratna Sarumpaet, Gak Nyangka, Ternyata Ini yang Dibawa Kedua Anaknya

Beritaterheboh.com - Dua anak Ratna Sarumpaet, Muhammad Iqbal Alhany dan Ibrahim Alhany menyambangi Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat pada Sabtu (6/10/2018) siang untuk menjenguk sang ibu yang ditahan di rumah tahanan (rutan) Polda Metro Jaya.

Keduanya ternyata datang menjenguk tidak dengan tangan hampa.

“Kami bawakan makanan kesukaan beliau, makanan diet yaitu beras merah,” jelas Iqbal yang mengenakan kemeja merah.

Namun sayang kehadiran keduanya sia-sia lantaran sang ibu belum memperoleh izin untuk dijenguk oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Jika hari ini belum bisa menjenguk, keduanya akan kembali besok Senin (8/10/2018).

Sementara itu Iqbal mengaku sang adik yang juga aktris Atiqah Hasiholan juga akan menjenguk sang ibu.

“Atiqah juga sudah punya rencana untuk menjenguk tapi pastinya kapan belum tahu karena dari pihak penyidik juga belum diperbolehkan, kalau malam ini tidak bisa, besok Senin kami akan datang lagi,” pungkasnya.

Ratna Sarumpaet akhirnya resmi ditahan pihak Polda Metro Jaya sebagai tersangka kasus penyebaran kabar bohong pada Jumat kemarin usai ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta saat hendak terbang ke Kota Santiago, Chile pada Kamis (4/10/2018).

Ratna disangkakan menyebar kabar bohong bahwa dirinya mengalami penganiayaan oleh sejumlah orang tanggal 21 September 2018 lalu setelah foto wajahnya mengalami lebam-lebam beredar di media sosial.

Kemudian kabar itu diklarifikasinya sendiri sebagai kabar bohong pada Rabu (3/10/2018) di mana luka lebam itu akibat efek samping operasi sedot lemak pipi yang dijalaninya di RS Bina Estetika, Jakarta Pusat.

Ratna terancam terjerat Pasal 14 UU No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 jo Pasal 45 UU ITE dengan ancaman 10 tahun penjara.(Tribunnews.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/2OE1b9M
via IFTTT
Share:

Thursday, September 13, 2018

Gak Nyangka, Media Asing Beber Modus Pemerintahan SBY Curi Pajak Rp 117 T. Ini Respon PD


Beritaterheboh.com - Partai Demokrat (PD) berang dengan pemberitaan media asing Asia Sentinel yang menuding pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan pencucian uang lewat skandal Bank Century. PD menyebut artikel itu berita sampah. 

"Berita sampah nggak usah ditanggapilah. Ini tahun politik, jadi itu pasti berita sampah itu. Berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan," ujar Waketum PD Syarief Hasan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Apakah Asia Sentinel sedang membunuh karakter SBY? Bagi Syarief, berita yang ditulis John Berthelsen itu tak perlu dibahas. 


"Ya komentar saya itu beritanya berita sampah. Nggak usah dibahaslah. Itu kan merugikan kita semua," kata Syarief. 

Asia Sentinel menulis artikel berjudul 'Indonesia's SBY Government: Vast Criminal Conspiracy'. Berita itu memuat tudingan adanya konspirasi pencurian uang negara lewat skandal Bank Century. 

Artikel itu memuat tudingan bahwa ada pencucian uang senilai USD 12 miliar lewat bank-bank di luar negeri oleh pemerintah SBY. Berita yang ditulis John Berthelsen itu menceritakan bagaimana skandal Bank Century hingga berubah nama menjadi Bank Mutiara.


Berthelsen menulis artikel itu dengan mengacu laporan hasil investigasi setebal 488 halaman sebagai gugatan Weston Capital International ke Mahkamah Agung Mauritius pekan lalu. Artikel itu mengungkap keterlibatan 30 pejabat Indonesia.

Berita Asia Sentinel menuding Bank Century merupakan landasan untuk merampok uang negara. Penetapan Century sebagai bank gagal pada 2008 disebut hanya rekayasa. Media tersebut bahkan menyebut Bank Century sebagai 'Bank SBY'. (detik.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/2MsWkmv
via IFTTT
Share:

Arsip Blog

Definition List

Unordered List

Support