Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]

Showing posts with label Ini Faktanya. Show all posts
Showing posts with label Ini Faktanya. Show all posts

Thursday, November 29, 2018

Viral Mobil Masuk Kuburan karena Sopir Digoda Hantu, Ini Faktanya

Beritaterheboh.com - Postingan di facebook menampilkan mobil Avanza masuk ke areal pemakaman Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. karena dibubuhi caption berbau mistis. 

Dalam caption, mobil tersebut masuk pemakaman karena sopir digoda seorang perempuan. Perempuan tersebut mengajak sang sopir mampir ke rumahnya dan diajak menginap. Namun setelah tersadar, ia dan mobilnya berada di tengah makam.

Lantas benarkah kecelakaan itu karena sopir digoda hantu perempuan?

"Itu hoax. Yang benar kecelakaan tunggal. Mobil menabrak pagar makam dari besi kecil lalu masuk ke dalam. Tidak tiba-tiba masuk ke makam," kata Kanit Laka Polres Pasuruan Iptu Marti, saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (30/11/2018).

Kecelakaan itu terjadi, Senin 26 November 2018, sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu, mobil yang dikemudikan Muchammad Tri Laksono (38) warga Wiyung Tengah, Surabaya melaju dari arah Malang ke Surabaya.

Mobil masuk kuburan rusak di bagian depan/Mobil masuk kuburan rusak di bagian depan/ Foto: Muhajir Arifin


Sesampainya di lokasi kejadian, mobil mendadak mengarah ke kiri dan menabrak trotoar. Selanjutnya, mobil menabrak rambu dan menabrak pagar langsung masuk ke dalam makam. 

"Dugaan awal, pengemudi mengantuk sehingga kehilangan konsentrasi," terangnya.

Akibat kecelakaan itu, mobil mengalami kerusakan parah di bagian depan. Sejumlah nisan juga rusak. 

Sementara itu 5 penumpangnya selamat dan semuanya dirawat di RS Sahabat Sukorejo. Mereka rata-rata mengalami luka lecet dan lebam.

5 Penumpang Avanza tersebut yakni pengemudi Muchamad Tri Laksono (38), anggota TNI AD, bertugas di Kodam V Brawijaya, Surabaya, Sherin Eka Putri Laksono (11), Endang Kuswati (67), Fatihatur Rohmah (19) dan Harlin Ilahika Sudayati (13). (detik.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/2TZfXb5
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 27, 2018

Viral Video Dengan Caption Hoax "Dahnil Dihadang Paspampres di Muktamar", Ini Faktanya


Beritaterheboh.com - Sebuah potongan video digambarkan seolah Ketum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, dilarang Paspampres masuk area Muktamar ke-XVII Pemuda Muhammadiyah di UMY, Bantul. Ini fakta yang sebenarnya dari rekaman itu.

"Barusan dapat info, Dahnil Anzar dkk (pendukungnya) dilarang Paspampes masuk ke arena Muktamar Pemuda Muhammadiyah di Jogja, yg siang ini dihadiri Jokowi. Ohlala....makin lucu (atau ngawur?) negeri ini. Ada kegiatan, yg punya hajat kok malah dilarang mengikuti acara gara2 tak sekubu dg presiden. Dunia sdh terbolak balik," demikian penjelasan yang tersebar menjadi viral tersebut.

Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) DIY, Iwan Setiawan, meluruskan video beserta caption yang viral tersebut. Menurutnya, keterangan dalam potongan video tersebut tidak benar alias hoax.
Viral Video Dahnil Dihadang Paspampres di Muktamar, Ini FaktanyaSuasana jelang pembukaan Muktamar Pemuda Muhammadiyah (Foto: tangkapan layar dari video di medsos)

"Hoax kalau infonya Dahnil dilarang masuk lokasi muktamar karena ada Jokowi, yang membuka pun JK (Jusuf Kalla) dan bukan Jokowi," ujar Iwan kepada detikcom lewat pesan via WhatsApp, Selasa (27/11/2018).


Lantas, bagaimana kronologi kejadian sebenarnya? Iwan menjelaskan, potongan video yang viral tersebut tersebut peristiwanya terjadi sebelum pembukaan Muktamar ke-XVII Pemuda Muhammadiyah di UMY, Senin (26/11) kemarin. Kala itu, memang peserta muktamar dihadang Paspampres.

"Dimulai dari aturan Paspampres yang melarang HP dan tas masuk lokasi pembukaan yang dihadiri Wapres Jusuf Kalla, bukan Jokowi. Peserta dan penggembira protes dengan aturan itu, terkhusus dilarang bawa HP," ungkapnya.


Peserta dan penggembira muktamar tetap pada pendiriannya. Mereka tetap kukuh membawa tas dan HP. Akhirnya terjadi perselisihan antara Paspampres yang mengamankan kedatangan JK dengan peserta muktamar.

"Karena yang protes ribuan, Dahnil Anzar dan panitia lokal menenangkan peserta dan penggembira. Lalu terjadi negosiasi dengan Paspampres. Akhirnya HP dan tas boleh dibawa masuk," tutupnya.(detik.com)



from Berita Heboh https://ift.tt/2SdCtLy
via IFTTT
Share:

Friday, November 16, 2018

Ramai Iriana Gendong Bocah Papua Naiki 150 Anak Tangga, Ini Faktanya


Beritaterheboh.com - Ibu Negara Iriana Joko Widodo sedang ramai diperbincangkan karena menggendong anak Papua dalam acara peresmian Monumen Kapsul Waktu di Merauke. Iriana disebut-sebut menaiki 150 anak tangga sambil menggendong anak tersebut.

Dalam video yang terekam, Iriana memang menggendong seorang anak yang berasal dari Papua saat menaiki anak tangga di Monumen 'Markas Avengers' Kapsul Waktu pada Jumat (16/11). Iriana berjalan di samping Presiden Jokowi.


Tidak tampak peluh kelelahan saat Iriana menggendong anak tersebut. Barulah Paspampres di belakangnya melepas gendongan tersebut saat Iriana sampai di puncak anak tangga.

Momen inilah yang ramai dibahas di media sosial. Para netizen menyebut Iriana menaiki 150 anak tangga. Bahkan ada meme yang tersebar dengan narasi serupa.

Anak tangga yang dilewati Ibu Negara Iriana saat menggendong anak kecil asal Papua.Anak tangga yang dilewati Ibu Negara Iriana saat menggendong anak kecil asal Papua. (Laily Rachev/Biro Pers Setpres)

"Terima kasih Ibu Iriana telah menaiki 150 anak tangga demi mengantarkan mimpi anak bangsa," tulis meme tersebut.


Namun seperti apa faktanya? Saat dimintai konfirmasi, Deputi Protokol, Pers, dan Media Setpres, Bey Machmudin, menerangkan Iriana menaiki 105 anak tangga saat itu di lokasi. Kemiringan tangga juga tidak begitu curam.

"105 (anak tangga). Anak tangganya landai," kata Bey, Sabtu (17/11/2018).

Sebenarnya Jokowi saat itu juga sempat menggendong seorang anak asal Papua. Momen serupa juga dilakukan Jokowi saat mengunjungi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota.
(dkp/hri/detik.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/2PxqThj
via IFTTT
Share:

Arsip Blog

Definition List

Unordered List

Support